Jabatan Management... Yes or No ?
Unknown
19:57
0
Buruh/Pekerja/Karyawan adalah seseorang yang bekerja untuk mendapatkan upah yang bisa menghidupi dirinya dan orang-orang yang bergantung hidup pada dirinya.
Tujuan utamanya adalah mendapat penghasilan untuk penghidupan yang layak. kalau bisa mendapatkan penghasilan yang lebih besar dari layak! karier meningkat dan nyaman dalam bekerja.
ini adalah realita dari keinginan setiap buruh/pekerja
Dalam Fenomena Serikat Pekerja, Masih banyak (tidak semua) yang beranggapan bahwa Management (Pekerja Managerial) adalah para penghianat Buruh/Pekerja! mereka bekerja dan menjilat Pengusaha. Management adalah orang-orang yang dibayar untuk menindas para buruh.
Padahal di banyak tempat, orang-orang managerial adalah orang-orang yang masuk menjadi anggota Serikat Pekerja.
Dilapangan banyak terjadi..
Mari kita coba gambarkan...
Ada seorang Anggota dan salah satu pengurus Serikat Pekerja di perusahaannya, dia mendapatkan tawaran dari Perusahaan untuk menduduki posisi sebagai Manager. posisinya selama ini yang hanya staff biasa kini kemungkinan beralih menjadi Manager.
Manajemen dalam konteks disebuah perusahaan ini adalah orang yang me "manage", Yang Mengatur "lalu lintas" pekerjaan sehingga tujuan-tujuan dan target-target didalam perusahaan terlaksana dengan baik.
Gambaran yang pas dalam pengertian managemen seperti yang diungkapkan oleh Ricky W. Griffin yang mendefinisikan manajemen sebagai
"sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal"
Kalau di artikan secara lebih sederhana dalam sebuah Jabatan disebuah perusahaan dengan yang ada dibawahnya (karyawan/Pekerja/Buruh) , Maka Manajemen adalah orang yang:
Agar Tujuan-tujuan/ target-target perusahaan dapat berjalan dengan baik dan berhasil!
APAKAH ITU PEKERJAAN YANG HINA??
APAKAH PEKERJA BISA MELAKUKAN PEKERJAAN DENGAN BAIK TANPA ADA PERAN MANAGERIAL?
Jelas!.. Jabatan Manajemen adalah jabatan yang SAH! dan tidak Haram..!
Setiap orang berhak untuk menduduki posisi itu
Dan Jelas sekali! tanpa ada peran Manajemen, maka pekerjaan yang dikerjakan tidak akan berhasil!
Balik lagi ke Contoh diatas mengenai seorang pekerja yg ditawarkan/dipromosikan oleh perusahaan untuk menduduki jabatan Manager. JIKA Tawaran itu ditolak karena merasa belum pantas atau kurang tepat bagi dirinya, maka itu adalah hal yang menusiawi... Tetapiii..
Jika menolak karena Ketakutan, Dihina, dimusuhi, diancam, dsbnya oleh sesama pekerja dengan tuduhan-tuduhan Penjilat, Murtad, penghianat, dsbnya, Maka orang tersebut adalah orang yang Bodoh dan pantas dihina, karena tidak punya Identitas diri, tidak punya harga diri, Pengecut dan tidak punya Prinsip! dan yang lebih jelas lagi tidak menghargai kemampuan diri sendiri!
Kenapa? karena hidupnya diatur oleh orang lain..
Sedangkan Tujuan Orang BEKERJA dari awal jelas, untuk mencari Nafkah dan mendapatkan penghidupan yang lebih baik dari yang sebelumnya.
Doktrin ini yang akhirnya "Membelenggu" kita sendiri, Pekerja yang masuk menjadi Anggota SP apalagi menjadi Pengurus SP, Akhirnya "MEMATIKAN" Karirnya sendiri! Mematikan Rejeki dia, rejeki anak dan istri dan mematikan TUJUAN awalnya untuk mendapatkan penghidupan yang layak!
Padahal saya yakin 100 Persen! bahwa tidak ada satupun dari mereka yang tidak ingin mendapatkan "Peningkatan" Posisi didalam dunia kerja! kalau ada yang bilang tidak ingin, maka perlu dipertanyakan Kejiwaannya.
Beberapa orang yang akhirnya menerima jabatan tersebut, harus merelakan dirinya "Dikucilkan", "Dihina" sehingga menyebabkan terjadi "Gap" dan permusuhan secara pribadi.
Tidak bisa dipungkiri, memang dilapangan banyak "Manager" yang melakukan tindakan-tindakan yang merugikan kepentingan Buruh dan Serikat pekerja. dan memang Hal itu tidak bisa dibenarkan!. ada juga keputusan mereka karena like dislike, tapi ada juga yang "terpaksa" karena menjalani Tugas yang diberikan. tapi dengan alasan-alasan tersebut bukan alasan untuk tidak menerima Promosi Jabatan.
Jelas bahwa mereka adalah Buruh/ Pekerja juga, karena mereka masih mendapatkan UPAH/GAJI!, cuma memang Fungsi dan tugasnya berbeda!.. yang satu adalah Me "Manage" dan yang satu mengerjakan sistem yg dibuat oleh manajemen.
Pekerja Non Managerial Boleh Punya strategi, Boleh punya tujuan, begitu juga dengan Manager!
Harus Fair!
Bahwa buruh di Managerial adalah orang-orang yang punya kepentingan sama yaitu Mencari Nafkah untuk mendapatkan penghidupan yang lebih baik dari yang sebelumnya.
Apalagi itu adalah tugas mereka!
Apakah SP boleh membiarkan seorang Buruh (Manager) untuk tidak mengerjakan pekerjaannya?
Di Lingkungan Pekerja Non Managerial pun tidak semuanya "Bersih" ada sikut sana sikut sini, hantam sana hantam sini padahal mereka sesama Pekerja Non Managerial.
Dilingkungan Managerial pun sama! ada sikut sana sikut sini, hantam sana hantam sini..
dan itu memang realita didalam lingkup pekerjaan yang ada.
ARTINYA....
Mau dia Pekerja Managerial maupun Non Managerial, bukan dilihat dari APA JABATANNYA? TAPI SIAPA YANG MENJABAT!
UNTUK Menyikapinya :
Kita harus bisa merasakan bagaimana jika kita diposisi mereka!,
Kita harus mampu merasakan bagaimana Fungsi seorang manager secara POSITIF, dan
Kita harus mampu mengembalikan semangat awal Tujuan kita Bekerja!
Ketika kita sudah bisa mendalami hal tersebut, akan terdapat solusi-solusi yang tidak saling merugikan!
Jika tahap awal ini berjalan dengan sukses, maka kedepannya dalam berkomunikasi atau berhubungan dengan Manajemen kita sudah bisa mendapatkan sebuah pola yang SEHAT! sehingga secara Psikologis sudah terbentuk satu ikatan!
Manajemen merasa dihargai sehingga manajemen pasti akan menghargai. Kedepannya untuk berhubungan dan berkomunikasi akan semakin baik, karena landasannya positifnya sudah ada.
Memang untuk awal-awalnya berat, tapi jika sudah menemukan solusi dalam diskusi yang tidak saling "NGOTOT" , maka kesananya sudah lebih enak.
INI ADA SENI TERSENDIRI MAKANYA PEMIMPIN BURUH HARUS SEORANG YANG PUNYA INTELEKTUAL SELAIN PUNYA KEBERANIAN.
Bukan dengan cara-cara "kasar" berhadapan dengan managemen dan menunjukkan sikap yang tidak bersahabat. Jika awalnya sudah dikondisikan seperti ini, maka akan banyak kesulitan kedepan.
kenapa????
KARENA Orang-orang MANAJEMEN Juga Manusia yang punya rasa dan punya kekurangan untuk SELALU bisa berfikiran objektif
Buka mata dan bergaul dengan berbagai SP/Federasi atau kawan-kawan buruh diluar dari lingkungan kita. Banyak sekali cara-cara menghadapi Managemen yang tidak "Welcome", bagaimana trik-trik mereka, bagaimana membangun hubungan yang baik dengan managemen, dan sebagainya. jangan hanya terpaku pada buku-buku Perjuangan atau terpaku pada tokoh dilingkungan SP/Federasi. karena belum tentu apa yang mereka katakan dan ajarkan adalah kebenaran. harus punya revensi yang lain.
Dan yang paling penting adalah lihatlah diluar lingkungan kita. bahwa banyak sekali para pekerja Managerial yang menjadi Anggota Serikat Pekerja.
Setiap Perusahaan dan lingkungan kerja berbeda-beda Aturan main, kebijakannya dan kondisi Psikologisnya. akan tetapi contoh-contoh yang didapat bisa menjadi referensi dalam penerapan di internal. sehingga kedepan tidak ada lagi Sinisme tentang jabatan Managerial yang akhirnya bisa membuka SEKAT dan membuka kesempatan kepada setiap pekerja untuk MENDAPATKAN PENINGKATAN KARIER DENGAN "NYAMAN "
Jadi Jika ada Tawaran masuk kedalam Lingkungan MANAGEMEN, Maka Ambil!
karena perusahaan membutuhkan anda dan anda harus bangga karena anda adalah orang-orang yang dianggap lebih baik dari yang lain dan anda dianggap MAMPU menjadi seorang pemimpin yang ikut membantu jalannya roda perusahaan.
Selain itu Jenjang karir akan semakin baik. otomatis pendapatan pun semakin baik.
Jabatan "Manajemen" Yes or No?
Say for YES!
Tujuan utamanya adalah mendapat penghasilan untuk penghidupan yang layak. kalau bisa mendapatkan penghasilan yang lebih besar dari layak! karier meningkat dan nyaman dalam bekerja.
ini adalah realita dari keinginan setiap buruh/pekerja
Dalam Fenomena Serikat Pekerja, Masih banyak (tidak semua) yang beranggapan bahwa Management (Pekerja Managerial) adalah para penghianat Buruh/Pekerja! mereka bekerja dan menjilat Pengusaha. Management adalah orang-orang yang dibayar untuk menindas para buruh.
Padahal di banyak tempat, orang-orang managerial adalah orang-orang yang masuk menjadi anggota Serikat Pekerja.
Dilapangan banyak terjadi..
Mari kita coba gambarkan...
Ada seorang Anggota dan salah satu pengurus Serikat Pekerja di perusahaannya, dia mendapatkan tawaran dari Perusahaan untuk menduduki posisi sebagai Manager. posisinya selama ini yang hanya staff biasa kini kemungkinan beralih menjadi Manager.
Manajemen dalam konteks disebuah perusahaan ini adalah orang yang me "manage", Yang Mengatur "lalu lintas" pekerjaan sehingga tujuan-tujuan dan target-target didalam perusahaan terlaksana dengan baik.
Gambaran yang pas dalam pengertian managemen seperti yang diungkapkan oleh Ricky W. Griffin yang mendefinisikan manajemen sebagai
"sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal"
Kalau di artikan secara lebih sederhana dalam sebuah Jabatan disebuah perusahaan dengan yang ada dibawahnya (karyawan/Pekerja/Buruh) , Maka Manajemen adalah orang yang:
- Merencanakan Strategi kerja
- Mengorganize Berbagai bidang kerja
- Melakukan Koordinasi dengan berbagai bidang kerja
- dan Mengontrol pelaksanaan pekerjaan
Agar Tujuan-tujuan/ target-target perusahaan dapat berjalan dengan baik dan berhasil!
APAKAH ITU PEKERJAAN YANG HINA??
APAKAH PEKERJA BISA MELAKUKAN PEKERJAAN DENGAN BAIK TANPA ADA PERAN MANAGERIAL?
Jelas!.. Jabatan Manajemen adalah jabatan yang SAH! dan tidak Haram..!
Setiap orang berhak untuk menduduki posisi itu
Dan Jelas sekali! tanpa ada peran Manajemen, maka pekerjaan yang dikerjakan tidak akan berhasil!
Balik lagi ke Contoh diatas mengenai seorang pekerja yg ditawarkan/dipromosikan oleh perusahaan untuk menduduki jabatan Manager. JIKA Tawaran itu ditolak karena merasa belum pantas atau kurang tepat bagi dirinya, maka itu adalah hal yang menusiawi... Tetapiii..
Jika menolak karena Ketakutan, Dihina, dimusuhi, diancam, dsbnya oleh sesama pekerja dengan tuduhan-tuduhan Penjilat, Murtad, penghianat, dsbnya, Maka orang tersebut adalah orang yang Bodoh dan pantas dihina, karena tidak punya Identitas diri, tidak punya harga diri, Pengecut dan tidak punya Prinsip! dan yang lebih jelas lagi tidak menghargai kemampuan diri sendiri!
Kenapa? karena hidupnya diatur oleh orang lain..
Sedangkan Tujuan Orang BEKERJA dari awal jelas, untuk mencari Nafkah dan mendapatkan penghidupan yang lebih baik dari yang sebelumnya.
Doktrin ini yang akhirnya "Membelenggu" kita sendiri, Pekerja yang masuk menjadi Anggota SP apalagi menjadi Pengurus SP, Akhirnya "MEMATIKAN" Karirnya sendiri! Mematikan Rejeki dia, rejeki anak dan istri dan mematikan TUJUAN awalnya untuk mendapatkan penghidupan yang layak!
Padahal saya yakin 100 Persen! bahwa tidak ada satupun dari mereka yang tidak ingin mendapatkan "Peningkatan" Posisi didalam dunia kerja! kalau ada yang bilang tidak ingin, maka perlu dipertanyakan Kejiwaannya.
Beberapa orang yang akhirnya menerima jabatan tersebut, harus merelakan dirinya "Dikucilkan", "Dihina" sehingga menyebabkan terjadi "Gap" dan permusuhan secara pribadi.
Tidak bisa dipungkiri, memang dilapangan banyak "Manager" yang melakukan tindakan-tindakan yang merugikan kepentingan Buruh dan Serikat pekerja. dan memang Hal itu tidak bisa dibenarkan!. ada juga keputusan mereka karena like dislike, tapi ada juga yang "terpaksa" karena menjalani Tugas yang diberikan. tapi dengan alasan-alasan tersebut bukan alasan untuk tidak menerima Promosi Jabatan.
Jelas bahwa mereka adalah Buruh/ Pekerja juga, karena mereka masih mendapatkan UPAH/GAJI!, cuma memang Fungsi dan tugasnya berbeda!.. yang satu adalah Me "Manage" dan yang satu mengerjakan sistem yg dibuat oleh manajemen.
Pekerja Non Managerial Boleh Punya strategi, Boleh punya tujuan, begitu juga dengan Manager!
Harus Fair!
Bahwa buruh di Managerial adalah orang-orang yang punya kepentingan sama yaitu Mencari Nafkah untuk mendapatkan penghidupan yang lebih baik dari yang sebelumnya.
Apalagi itu adalah tugas mereka!
Apakah SP boleh membiarkan seorang Buruh (Manager) untuk tidak mengerjakan pekerjaannya?
Di Lingkungan Pekerja Non Managerial pun tidak semuanya "Bersih" ada sikut sana sikut sini, hantam sana hantam sini padahal mereka sesama Pekerja Non Managerial.
Dilingkungan Managerial pun sama! ada sikut sana sikut sini, hantam sana hantam sini..
dan itu memang realita didalam lingkup pekerjaan yang ada.
ARTINYA....
Mau dia Pekerja Managerial maupun Non Managerial, bukan dilihat dari APA JABATANNYA? TAPI SIAPA YANG MENJABAT!
UNTUK Menyikapinya :
Kita harus bisa merasakan bagaimana jika kita diposisi mereka!,
Kita harus mampu merasakan bagaimana Fungsi seorang manager secara POSITIF, dan
Kita harus mampu mengembalikan semangat awal Tujuan kita Bekerja!
Ketika kita sudah bisa mendalami hal tersebut, akan terdapat solusi-solusi yang tidak saling merugikan!
Jika tahap awal ini berjalan dengan sukses, maka kedepannya dalam berkomunikasi atau berhubungan dengan Manajemen kita sudah bisa mendapatkan sebuah pola yang SEHAT! sehingga secara Psikologis sudah terbentuk satu ikatan!
Manajemen merasa dihargai sehingga manajemen pasti akan menghargai. Kedepannya untuk berhubungan dan berkomunikasi akan semakin baik, karena landasannya positifnya sudah ada.
Memang untuk awal-awalnya berat, tapi jika sudah menemukan solusi dalam diskusi yang tidak saling "NGOTOT" , maka kesananya sudah lebih enak.
INI ADA SENI TERSENDIRI MAKANYA PEMIMPIN BURUH HARUS SEORANG YANG PUNYA INTELEKTUAL SELAIN PUNYA KEBERANIAN.
Bukan dengan cara-cara "kasar" berhadapan dengan managemen dan menunjukkan sikap yang tidak bersahabat. Jika awalnya sudah dikondisikan seperti ini, maka akan banyak kesulitan kedepan.
kenapa????
KARENA Orang-orang MANAJEMEN Juga Manusia yang punya rasa dan punya kekurangan untuk SELALU bisa berfikiran objektif
Buka mata dan bergaul dengan berbagai SP/Federasi atau kawan-kawan buruh diluar dari lingkungan kita. Banyak sekali cara-cara menghadapi Managemen yang tidak "Welcome", bagaimana trik-trik mereka, bagaimana membangun hubungan yang baik dengan managemen, dan sebagainya. jangan hanya terpaku pada buku-buku Perjuangan atau terpaku pada tokoh dilingkungan SP/Federasi. karena belum tentu apa yang mereka katakan dan ajarkan adalah kebenaran. harus punya revensi yang lain.
Dan yang paling penting adalah lihatlah diluar lingkungan kita. bahwa banyak sekali para pekerja Managerial yang menjadi Anggota Serikat Pekerja.
Setiap Perusahaan dan lingkungan kerja berbeda-beda Aturan main, kebijakannya dan kondisi Psikologisnya. akan tetapi contoh-contoh yang didapat bisa menjadi referensi dalam penerapan di internal. sehingga kedepan tidak ada lagi Sinisme tentang jabatan Managerial yang akhirnya bisa membuka SEKAT dan membuka kesempatan kepada setiap pekerja untuk MENDAPATKAN PENINGKATAN KARIER DENGAN "NYAMAN "
Jadi Jika ada Tawaran masuk kedalam Lingkungan MANAGEMEN, Maka Ambil!
karena perusahaan membutuhkan anda dan anda harus bangga karena anda adalah orang-orang yang dianggap lebih baik dari yang lain dan anda dianggap MAMPU menjadi seorang pemimpin yang ikut membantu jalannya roda perusahaan.
Selain itu Jenjang karir akan semakin baik. otomatis pendapatan pun semakin baik.
Jabatan "Manajemen" Yes or No?
Say for YES!

No comments